Category Archives: Bahasa

PUISI : IMPAS BY MISFAH KHAIRINA

IMPAS
BY
Misfah Khairina

Kau dan aku berada dalam satu arena
di Plaza La Paloma
Orang-orang bersorak-sorai
Melambaikan sapu tangan dan mawar merah

Kau dan aku berada di tengah-tengah arena
Aku matador dan kau bantengnya
Pertarungan dimulai
Kibaran kain merah dan spakan kaki banteng beradu
Dalam gemuruh sorak-sorai
dan cinta yang membakar dada
dan debu kebencian yang berterbangan

Satu gerakan belatiku bersaranag didadamu.
Darah muncrat, matamu membara
Ough! ada perih di dada ini
Tandukmu menancap di jantungku

Kita berada di tengah-tengah arena
yang berbau amis darah
dan wangi kematian

tatapan kita yang lemah
Seakan-akan mengucapkan selamat tinggal cinta
Ribuan sapu tangan dan bunga mawar jatuh ke tanah
Merayakan kemenangan sang ego

Iklan

3 Komentar

Filed under Bahasa, pojok puisi, Uncategorized

Nulis cerpen pake Bahasa Gaul atau Bahasa Indonesia baku?

Kalo harus mikir dulu musti pake bahasa gaul atau Bahasa Indonesia yang baik benar sebelum nulis cerpen, bisa-bisa cerpennya ngga jadi-jadi karena kita kebanyakan pikir. Tulis dulu apa yang ingin kita tulis baru kita baca kembali dan revisi. Semuanya tergantung kita, yang mana yang kita merasa nyaman, nulis pake Bahas gaul atau Bahasa Indonesia Baku.
Aku kadang nulis pake bahasa gaul, kadang pake Bahasa Indonesia baku, apa salah? Kadang nulis yang pake Bahasa Indonesia baku ngga dimuat, yang bahasa gaul malah dimuat atau sebaliknya. Memang menulis cerpen dengan Bahasa Indonesia yang baku itu long lasting bisa dibaca kapan saja, sekarang hingga masa-masa yang akan datang. Contohnya Roman Siti Nurbaya, dll.Bahasa Gaul terbatas pada dimana masa saat Bahasa gaul itu digunakan, setiap masa Bahasa gaulnya berbeda. Simpel aja kalo kamu masih muda, remaja, tulis aja cerpenmu dengan Bahasamu, atau bahasa gaul yang sedang beredar dikalangan kawula muda, sementara itu kamu belajar juga membuat cerpen dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, sejalan dengan perkembangan umur, sedikit-demi sedikit, asa karena biasa, kamu akan meninggalkan Bahasa gaulmu dan beralih pada Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jangan ragu untuk menuliskan ide-idemu. Kalau semuanya dari hati dan pikiran yang kreatif, Bahasa apapapun tak masalah.

5 Komentar

Filed under Bahasa, Cerpen, ide, Uncategorized