Kirim Cerpen Liwat E-mail

Aku termasuk gaptek tapi kalo mengetik di komputer atau latop bisa lah, apalagi bagi seorang penulis mengetik di word itu harus! Walau kadang suka salah pencet, kadang suka bikin paragrafnya amburadul atau tiba-tiba ada kata-kata yang tidak perlu keselip, tapi mengetik memakai komputer membuat pekerjaan kita lebih mudah kalau ada kesalahan tinggal di delete saja. Aku ingat dulu waktu jamannya komputer belum seperti sekarang aku mengetik cerpen memakai mesin tik manual. Pegel! seharian cuma dapat dua atau tiga lembaran halaman itu juga kalau tidak salah ketik. kalau salah aku harus mengulang sekali lagi dengan kertas yang baru.

Dengan komputer kita bisa mengetik lebih rapi dan bagus. tapi aku tetap saja menulis cerpen dengan tulisan tangan di buku cerpenku baru ku salin ke komputer, mengapa? Karena jaga-jaga kalau komputer kita terserang virus, atau tiba-tiba mati lampu dan tulisan kita belum di save mengulang lagi hasilnya belum tentu sebagus yang sebelumnya, dan mencegah kalau plagiat mengcopy karyaku, aku kan punya yang aslinya masih tulisan tangan dan banyak oret-oreatannya…he…he…

Dulu aku mengirimkan cerpen manual liwat pos, dari yang ditempeli prangko sampai yang kilat tercatat, makin kesini majalah atau tabloid makin menyediakan kecepatan dan kenyamanan bagi penulis untuk mengirikan karyanya pada mereka, melalui e-mail. Beberapa kucantumkan di postinganku terdahulu. Pertama mencoba kirim liwat e-mail masih belum ngeh, aku takut tidak sampai, atau nyasar, dll. beberapa e-mailku dikembalikan lagi padaku heran bukannya alamatnya benar? tahunya menurut temanku itu karena e-mail mereka ke penuhan hingga tidak bisa lagi menerima e-mail baru, tunggu beberapa hari sampai mereka mengosongkan inbox mereka kirimkan lagi. beberapa majalah memberikan kabar kalau cerpen kita sudah masuk (belum tentu dimuat loh).

Namun setelah cer penku dimuat di majalah kawanku hasil mengirimkan liwat e-mail aku baru percaya. ternyata liwat e-mail lebih cepat dan mudah. Pertama-tama kalau kamu punya modem di rumah kamu tinggal online saja, buka e-mail kamu terus klik compose atau new message, tulisan alamat e-mail majalah diatasnya. Subjectnya kita tulis Cerpen: judul cerpen : nama penulis.
Di isi surat kita tulis surat pendek berisi biodata kita, klik attachment nanti keluar browse, cari di dokument yg ada cerpen kita dalam bentuk words, klik kata open, langsung ke attach. Kirimkan. ingin tahu surat kita sudah terkirim atau tidak lihat di sent out atau terkirim, buka attachment apakah attachment sudah terattach dengan baik. mengapa harus di attach, karena lebih mudah bagi editor untuk mengedit tulisan kita dibanding kita mengcopynya di body surat yang akan merusak bentuk paragrafnya dan agak sesah dan perlu waktu editor untuk mengeditnya, mereka kalo sudah ribet malas kan muatnya. Ok, tunggu apalagi kirimkan cerpen kalian melalui e-mail. Siapa tahu di muat. kalau dimuat kasih kabar ya

16 Komentar

Filed under tips

16 responses to “Kirim Cerpen Liwat E-mail

  1. Akhir-akhir ini Mba Misfah nggak nulis cerpen lagi ya? Disini kulihat lebih banyak tutorial percerpenan aja. Tips-nya oke, thanks

  2. Mariana Lumban Batu

    Makasih banget ya buat infonya, sangat berguna

    selamat berkarya terus

    Sukses

  3. putrinina88@yahoo.com

    alhamdulillah cerpenku di muat di gaul mbak…tp honornya blm nyampe, aku d jogja lho…
    dulu mbak kira2 berapa lama weselnya nyampai? dijawab mbak, please.

  4. adis

    seneng banget bisa tau suka duka dan pengalaman nulis cerpen dari mbak.. salam kenal ya mbak.. aku juga hobi banget nulis cerpen, malah bisa dibilang cerpen yang udah aku buat lumayan banyak (biarpun belom bisa dibilang bagus juga, hoho). keinginan buat ngirim ada sih, tapi aku takut dan malu banget kalo karyaku dikembaliin dan ngga dimuat. rasanya pengen nyerah aja. sekali waktu pernah aku coba kirim naskah teenlit ke gramedia pustaka utama dan dua bulan kemudian mereka kembalikan naskahku karena mereka anggap belum layak. uuh sediiihhh bangeettt…padahal aku bikinnya semangat 45 loh! tapi setelah itu aku mencoba bangkit lagi, nulis lagi kalo inspirasi lagi bercokol di pikiran, istirahat bentar kalo lagi stuck, nulis memang duniaku, dunia kita🙂

    oia mba, aku kan belom punya rek bank nih, sednagkan kebanyakan dari majalah menyuruh kita untuk menyertakan juga rek bank. trus gimana?? makasi🙂

  5. Rakyat Jelata

    mbak….klo kirim tulisan kan di lampiran…badan emailnya diisi apa????

  6. ryani

    mb aku boleh gabung ga?? klo bleh gmna caranya?? mksih

  7. yoobi

    iya nih..bner bgt…suka bgt nulis cerpen, dari zaman masih SMP…mpe sekarang…tapi kbanyakan gagal…he….menurut diri sendiri aja kurang bagus apalagi dikirimin gax pd bgt…tapi pngen coba ngirimin…gax apa-apa mungkin ya…sekaligus belajar juga……

  8. riska

    mbak misfah, Alhamdulillah cerpen saya dimuat di kawanku ed 102 lalu. Saya bnyk baca tips mba,dan berguna sekali😀 Terimakasih. Buat teman2 yg lain,jgn patah semangat ya kl blm ada kabar. Terus terpacu untuk buat cerita2 yg bagus ^^d

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s